Rabu, 07 Juni 2017

Tips Melakukan Negosiasi agar Sukses dalam Bisnis Properti


Bisnis properti menuntut Anda memiliki kemampuan lebih dalam melakukan negosiasi agar bisnis Anda sukses kedepannya. Dalam bernegosiasi, banyak keterampilan yang digunakan seperti sikap yang harus lebih luwes, tidak terburu-buru dalam berbicara, harus bersabar dan ulet.
Negosiasi sendiri merupakan proses komunikasi antara dua orang atau lebih untuk mendapatkan kesepakatan bersama mengenai suatu hal yang pada awal kerjasama tidak disepakati sebelumnya. Maka dari itu, dalam bisnis properti, negosiasi seringkali dilakukan sehingga siapapun yang berbisnis properti, harus bisa melakukannya.

Waktu
Waktu merupakan faktor penting dalam melakukan negosiasi. Harus jelas apa komitmennya dan bagaimana waktunya. Hal yang perlu benar-benar Anda perhatikan yakni masalah deadline atau tenggat waktu. Dalam bisnis properti, ketika bernegosiasi, Anda perlu membuat tenggat waktu untuk calon pembeli atau penjual dalam menolak maupun menerima tawaran. Tapi, jangan membuatnya terlalu terlihat pada klien sebab hal itu akan membuat klien semakin mengulur waktu karena ia merasa menguasai keadaan.

Jika kemudian klien Anda tidak memberikan kepastian mengenai hal yang Anda tawarkan, maka sebaiknya Anda usahakan untuk mendapatkan deadline klien Anda tersebut. ketika klien Anda datang saat presentasi, itu saja sudah menunjukkan jika ia tertarik dengan apa yang Anda tawarkan. Maka dari itu, usahakan mendapatkan tenggat waktu klien Anda, karena sebenarnya ia tertarik. Kemampuan persuasi sangat berguna di saat-saat seperti ini.

Jika klien memberikan tenggat waktunya pada Anda, pertimbangkan kembali dan ukur tenggat waktu tersebut. Jangan sampai tenggat waktu terlalu singkat sebab itu menunjukkan lemahnya negosiasi saat itu. Jangan sampai Anda menunjukkannya. Tetapi jika klien Anda memberi tenggat waktu lebih singkat dibandingkan yang Anda minta, Anda bisa mempengaruhi pengambilan keputusan mereka.
Jika sudah tiba waktu bertemu dengan klien Anda, analisi dengan baik mengenai tenggat waktunya. Persiapkan sebaik mungkin, agar ketika pertemuan, Anda sudah menyiapkan strategi pendukung untuk meyakinkan klien Anda. Analisa dengan baik apakah klien benar-benar membutuhkan bisnis properti milik Anda.

Ketika Anda bertemu dengan klien Anda setelah tenggat waktu, berikan penawaran terakhir untuk memberikan tanda jika itulah kesempatan negosiasi terakhir Anda dengan klien. Hal ini akan membuat klien Anda lebih mempertimbangkan kembali mengenai penawaran bisnis properti yang Anda tawarkan dengan kebutuhan mereka lebih cepat. Hal ini juga akan menunjukkan jika penawaran Anda tersebut istimewa, sehingga tidak baik jika disia-siakan.

Ketenangan
Tenang adalah hal utama yang perlu Anda miliki ketika bernegosiasi dalam bisnis properti dengan klien. Jika Anda tenang, Anda bisa menawarkan bisnis Anda dengan lebih fokus, konsentrasi, dan hati-hati. Ini akan lebih menguntungkan daripada bernegosiasi dengan terburu-buru karena terlalu antusias atau terlalu grogi. Jika grogi atau terlalu antusias, bisa saja Anda memberikan informasi berlebihan atau dibuat-buat, atau juga menyampaikan informasi yang salah.

Informasi
Informasi dalam melakukan bisnis properti sifatnya luar biasa penting. Informasi mampu merubah strategi, tindakan, pemikiran hingga pelaku seseorang. Begitu juga yang mungkin terjadi pada klien Anda. Informasi yang Anda berikan mampu memberikan efek tersebut pada klien Anda. Maka dari itu sebaiknya beri informasi serelevan, sejujur mungkin. Berikan informasi yang akan menjanjikan keuntungan pada bisnis Anda.

Ketika Anda memberikan informasi pada klien, pastikan Anda konsentrasi dan fokus agar tujuan utama Anda bisa tercapai. Pastikan juga kondisi tubuh Anda saat itu baik. Tetapi jika kondisi klien yang sedikit lelah, itu bisa menjadi peluang besar bagi bisnis properti Anda.

Kemampuan atau Kekuatan
Kemampuan atau kekuatan disini mengacu pada kemampuan Anda dalam mempengaruhi klien Anda. ketika bernegosiasi, Anda dan klien Anda memiliki kemampuan ataupun kekuatan yang sama. Kemampuan maupun kekuatan disini diperlukan untuk menunjukkan pada klien Anda bahwa penawaran Anda spesial dan posisinya lebih baik dibandingkan klien Anda.
Berbisnis properti memang memerlukan kemampuan khusus agar bisa sukses dan berjalan baik. Setiap orang, termasuk Anda, dibekali kemampuan tersebut. Tetapi ketika terjun dalam bisnis tersebut, kemampuan harus semakin ditingkatkan. Demikian penjelasan singkat mengenai bernegosiasi dalam bisnis properti.

sumber

Cara Bisnis Properti


EmoticonEmoticon